Virus Parvo pada Anjing
Nama : Melina Martupauli Sinaga
NIM : 193221014
Kelompok Ancylostoma caninum
Tugas Artikel Penyakit pada Pet & Satwa Liar
Virus Parvo pada Anjing
Epidemiologi Virus Parvo
Virus parvo dapat menginfeksi seekor anjing setelah anjing tersebut
bersentuhan, mencium, atau memakan dengan partikel mikroskopis virus dari
kotora anjing yang terkontaminasi. Selain itu, penularan juga dapat melalui
benda – benda (peralatan, tangan, baju, tempat makan dan minum, mainan atau
tempat tidur) yang terkontaminasi dengan diare dari anjing yang menderita
parvo. Virus juga dapat tertinggal di bulu anjing sehingga dapat berperan
sebagai sumber penularan. Virus memasuki sistem tubuh anjing melalui mulut atau
hidung. Kemudian, dibutuhkan sekitar tiga atau hingga tujuh hari hingga
penyakit menjadi aktif di dalam tubuh. Sehingga anak anjing yang telah sembuh
dari parvo harusdipisahkan dan diisolasi selama kurang lebih 1-2 minggu dan
dimandikan terlebih dahulu sebelum digabung dengan anjing lainnya.
Pengenalan Penyakit (gejala klinis, patologi, diagnosa)
Masa inkubasi (masa dari virus masuk hingga mulai terlihat sakit) virus
parvo antara 4-7 hari. Mengingat masa inkubasi tersebut dan sulitnya deteksi
virus saat masa inkubasi sehingga anak anjing yang terlihat sehat dapat menjadi
sakit dalam beberapa hari. Gejala yang dialami anjing yang menderita parvo
antara lain
1. 1. Jantung : kerusakan otot jantung, jarang namun dapat
terjadi pada anak anjing yang tertular saat di dalam kandungan atau sesudah
lahir (kurang dari 8 minggu) dengan gejala kematian yang mendadak.
2. 2. Gangguan pencernaan : yang paling umum terjadi, pucat,
tidak mau makan, muntah, diare berdarah dan bau, dehidrasi, lemas, perut tegang
dan sakit, bintik-bintik merah dikulit, dan beberapa terdapat infeksi sekuder
seperti pilek. Kematian dapat terjadi hampir 50% kasus.
Diagnosa
Diagnosa adanya infeksi virus parvo paling sederhana menggunakan test kit
virus parvo. Hasil test positif bisa terlihat dengan adanya 2 garis yang muncul
di alat test.
Dampak Virus Parvo pada Anjing
Infeksi virus parvo pada anjing sangat berbahaya karena menyerang sel yang
membelah dengan cepat di sumsum tulang dan usus. Setelah sumsum tulang
terpengaruh, jumlah sel darah putih hewan turun, risiko infeksi meningkat, dan
sistem kekebalan mulai menurun. Jika
anjing betina terkontaminasi selama kebuntingan, virus ini akan memengaruhi
janinnya saat berkembang. Virus ini tidak dapat berplikasi sendiri, dan
akibatnya harus menggunakan sel lain untuk membantunya berkembang biak. Pada
anak-anak anjing, canine parvovirus akan mengkolonisasi sel-sel saluran
pencernaan karena mereka beregenerasi dengan laju yang cepat.
Pencegahan Penyakit Virus Parvo
Pencegahan merupakan
tindakan terpenting dalam penanganan kasus ini. Pencegahan dilakukan melalui
tindakan vaksinasi yang teratur. Peralatan dan lingkungan yang tercemar virus
parvo didesinfeksi menggunakan larutan pemutih pakaian yang diencerkan dengan
air dengan perbandingan 1 : 30 karena virus ini cukup yahan di lingkungan dan
cairan desinfektan lainnya. Anjing yang telah sembuh dari parvo harus tetap
diisolasikan sekitar 1-2 minggu dan dimandikan dahulu sebelum digabung dengan
anjing lainnya untuk mencegah penularan virus.

Komentar
Posting Komentar