flu burung pada merak
Tugas : artikel penyakit pada pet atau satwa liar
Nama :adi nugroho
NIM: 193221046
Pengertian :FLU BURUNG
Penyakit flu burung
atau Avian influensa (AI) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus
influensa Tipe A subtipe H5N1 dari family Orthomyxoviridae yang menyerang
burung/unggas/ayam. Penyakit ini bersifat zonosis yang selain dapat menular
dari unggas ke unggas lain dapat pula menular dari unggas ke manusia.
Gejala penyakit dan penyebarannya
Gejala klinis yang sering ditemukan pada ayam/unggas yang terjangkit flu
burung, antara lain:
- Jengger
dan pial membengkak dengan warna kebiruan
- Perdarahan
merata pada kaki yang berupa bintik-bintik merah (ptekhi) atau ada sering
disebut juga "kaki kerokan"
- Adanya
cairan pada mata dan hidung (gangguan pernapasan)
- Keluar
cairan eksudat jernih hingga kenthal dari rongga mulut
- Diare
- Haus
berlebihan
- Kerabang
telur lembek
- Tingkat
kematian sangat tinggi mendekati 100% (kematian dalam waktu 2 hari,
maksimal 1 minggu)
Media penyebaran dan penularan dapat melalui (a) kotoran unggas, (b)
sarana transportasi ternak, (c) peralatan kandang yang tercemar, (d) pakan dan
minuman unggas yang tercemar, (e) pekerja di peternakan, (f) burung.
Pencegahan, Pengendalian, dan Pemberantasan
Prinsip dasar yang diterapkan dalam pencegahan, pengendalian, dan pemberantasan
Avian influenza atau flu burung ini, adalah:
- Mencegah
kontak antara hewan peka dengan virus AI
- Menghentikan
produksi virus AI oleh unggas tertular (menghilangkan virus AI dengan
dekontaminasi/disinfeksi)
- Meningkatkan
resistensi (pengebalan) dengan vaksinasi
- Menghilangkan
sumber penularan virus, dan
- Peningkatan
kesadaran masyarakat (public awareness)
Dalam pelaksanaannya, dapat dilakukan melalui 9 tindakan yang merupakan
satu kesatuan satu sama lainnya yang tidak dapat dipisahkan, yaitu:
- Peningkatan
biosekuriti
- Vaksinasi
- Depopulasi
(pemusnahan terbatas atau selektif) di daerah tertular
- Pengendalian
lalu lintas keluar masuk unggas
- Surveillans dan penelusuran (tracking
back)
- Pengisian
kandang kembali (restocking)
- Stamping
out (pemusnahan
menyeluruh) di daerah tertular baru
- Peningkatan
kesadaran masyarakat (public awareness)
- Monitoring
dan evaluasi
Apa yang harus dilakukan untuk melindungi peternakan pada saat tidak
terjadi wabah AI di sekitar peternakan?
- Jagalah
agar ternak unggas dalam kondisi baik, antara lain, mempunyai akses ke air
bersih dan makanan yang memadai, kandang yang memadai, menerima
produk-produk yang bebas cacing dan sudah divaksinasi
- Jagalah
ternak agar selalu berada di lingkungan yang terlindung
- Periksalah
barang-barang yang masuk ke dalam peternakan
Apa yang harus dilakukan untuk melindungi peternakan pada saat terjadi wabah
AI di sekitar peternakan?
- Peliharalah
ternak di tempat yang terlindungi
- Jangan
membeli atau menerima hewan baru ke dalam peternakan
- Batasi
dan kendalikan orang yang masuk ke peternakan
- Sapu
pekarangan, bersihkan kandang, peralatan, sepeda motor secara berkala
- Simpan
pupuk kandang (jauhkan dsri kolam, sumur, dll)

Komentar
Posting Komentar